Glosarium
Apa itu
agent harness?
Agent harness adalah lapisan eksekusi di sekitar model yang mengubah hasil reasoning menjadi operasi nyata. Ia menyediakan file, terminal, kontrol browser, routing tool, batas izin, dan aturan runtime yang menentukan aksi apa saja yang mungkin di tiap langkah. Model memutuskan apa yang seharusnya terjadi; harness mengatur apa yang boleh terjadi dengan aman dan terprediksi di lingkungan. Lapisan ini krusial untuk reliabilitas produksi karena ia mengontrol akses, urutan, dan penanganan kegagalan antar panggilan tool. Tanpa harness yang dirancang jelas, perilaku agen jadi rapuh, sulit diaudit, dan susah direproduksi antar tim atau antar run.
Mengapa ini penting
Model memutuskan apa yang harus dilakukan, tetapi harness yang menentukan apa yang sebenarnya bisa ia lakukan dalam praktik. Itu termasuk tool mana yang bisa ditemukan, file mana yang terlihat, izin apa yang diberikan, dan urutan aksi mana yang diperbolehkan di lingkungan eksekusi. Pemisahan inilah yang membuat kebijakan, keamanan, dan observability bisa ditegakkan tanpa mengikis fleksibilitas model.
AnyCap masuk ke harness itu sebagai capability runtime. Ia memberi harness cara yang bersih dan konsisten untuk mengekspos aksi multimodal lewat satu antarmuka, alih-alih menjahit integrasi provider terpisah ke setiap workflow. Hasilnya adalah batas operasional yang lebih jelas, debugging yang lebih mudah, dan reuse yang lebih cepat antar shell agen yang berbeda.