anycapanycap
Capabilities

Generate

Image GenerationCreate and edit images from prompts or references.Video GenerationCreate motion outputs from text and image inputs.Music GenerationProduce music tracks through one runtime.

Understand

Image UnderstandingRead screenshots, diagrams, and visual references.Video AnalysisInspect recordings and extract structured details.Audio UnderstandingTranscribe and analyze voice and audio files.

Retrieve

Web SearchSearch the web from the same agent workflow.Grounded Web SearchReturn synthesized answers with live citations.Web CrawlFetch pages and convert them into clean content.

Store

DriveStore outputs, organize assets, and create public URLs.
Equip Agents
Claude CodeCursorCodexManus
Learn

Product

CLISee the command surface agents use to call capabilities through one runtime.SkillsLearn how agent skills expose capabilities inside developer tools.

Guides

Get StartedSet up the CLI, auth once, and verify the capability runtime is ready.Context EngineeringUnderstand how prompts, files, and workspace state shape agent behavior.Agent SkillsSee how reusable skills package workflows and capability usage for agents.

Evaluate

Compare OverviewBrowse comparison pages for adjacent agent tooling, media APIs, and tradeoffs.Most Advanced AISeparate model capability from workflow and runtime capability decisions.

Use Cases

SMART Goal GeneratorTurn rough goals into research-backed SMART goals with Codex, Cursor, or Claude Code.
PricingAbout
I'm Agent
  1. Beranda
  2. Panduan
  3. Tambah vision ke agen AI

Panduan

By AnyCap Team

Cara menambahkan kapabilitas vision
ke agen AI

Sebagian besar agen AI bekerja dengan teks dan kode, tetapi belum bisa melihat sampai Anda memberi surface visual. AnyCap menambahkan image understanding dan video analysis agar agen bisa meninjau screenshot, mengecek desain, merangkum demo, dan bernalar dari bukti visual di workflow yang sama.

Panduan ini membahas setup image read dan video read untuk agen seperti Claude Code, Cursor, dan Codex. Instalasinya sederhana, tetapi nilai utamanya muncul setelah aktif: agen bisa bergerak dari reasoning berbasis teks ke inspeksi visual, ekstraksi informasi, dan tugas QA.

Setelah dikonfigurasi, agen Anda dapat memperlakukan screenshot, mockup UI, atau rekaman demo sebagai input terstruktur. Ini membuka workflow baru untuk triase bug, review aksesibilitas, riset kompetitor, draft release notes, dan validasi desain.


Yang perlu disiapkan

  • Agen AI yang bisa menjalankan command shell, seperti Claude Code, Cursor, atau Codex
  • Node.js 18+ untuk mendukung skills.sh dan npm install
  • Browser untuk alur login satu kali
  • Gambar atau video yang akan dianalisis, baik berupa URL maupun file lokal yang bisa diunggah dulu

Kapabilitas vision biasanya hadir sebagai dua command: image read untuk gambar statis dan video read untuk analisis temporal. Keduanya mengembalikan output teks terstruktur yang bisa dipakai agen untuk reasoning, ringkasan, atau langkah lanjutan.

1

Instal skill AnyCap

# Untuk Claude Code

npx -y skills add anycap-ai/anycap -a claude-code -y

# Untuk Cursor

npx -y skills add anycap-ai/anycap -a cursor -y

Langkah ini menginstal skill AnyCap agar agen Anda bisa menemukan workflow image dan video analysis tanpa menyusun alurnya dari nol. Skill menjelaskan command, setup, dan kapan kapabilitas vision sebaiknya dipakai.

2

Instal AnyCap CLI

curl -fsSL https://anycap.ai/install.sh | sh

Atau gunakan npm install -g @anycap/cli. CLI adalah surface runtime yang menjalankan image read dan video read setelah skill memberi tahu agen cara memanggilnya.

3

Login

anycap login

Perintah ini mengautentikasi CLI satu kali sehingga agen dapat memakai pemahaman visual bersama kapabilitas AnyCap lain dalam sesi yang sama.

4

Gunakan image understanding

# Analisis gambar dari URL

anycap image read --url https://example.com/screenshot.png

# Analisis dengan pertanyaan spesifik

anycap image read --url https://example.com/ui.png --prompt "Masalah aksesibilitas apa yang terlihat?"

Perintah ini mengembalikan detail terstruktur tentang teks yang terlihat, objek, layout, dan konteks. Prompt yang fokus biasanya memberi hasil yang jauh lebih berguna untuk pekerjaan produk nyata.

5

Gunakan video analysis

# Analisis video

anycap video read --url https://example.com/demo.mp4

# Analisis dengan prompt terfokus

anycap video read --url https://example.com/demo.mp4 --prompt "Daftarkan setiap fitur yang ditampilkan sesuai urutan"

Video analysis mengembalikan struktur per scene, momen penting, dan hubungan antarbagian waktu, sehingga cocok untuk demo, rekaman pengguna, dan analisis kompetitor.

6

Gabungkan vision ke workflow agen

Setelah vision terpasang, agen Anda dapat menggabungkan input visual dengan tugas penulisan, coding, dan perencanaan. Di sinilah kapabilitas ini menjadi lebih dari sekadar alat pembuat caption.

# Workflow review UI

"Lihat screenshot ini dan identifikasi masalah UI"

# Workflow ringkasan video

"Tonton video demo ini lalu tulis release notes"

# Workflow gabungan generasi + vision

"Buat hero image lalu analisis konsistensinya terhadap guideline brand"

Agen dapat mengorkestrasi upload, analisis, interpretasi, dan aksi lanjutan tanpa memaksa pengguna mengelola setiap langkah secara manual.


Use case paling bernilai untuk vision

Review UI dan QA

Minta agen memeriksa screenshot untuk regresi layout, isu aksesibilitas, teks terpotong, atau bug visual sebelum rilis.

Review desain dan brand

Minta agen membandingkan mockup dengan guideline brand, mengekstrak teks yang terlihat, atau merangkum hierarki dan komposisi layout.

Pemahaman video

Berikan demo produk, rekaman pengguna, atau materi iklan agar agen merangkum scene, mengambil momen penting, lalu mengubahnya menjadi catatan atau tiket.


Cara memanfaatkan output vision secara efektif

Fitur vision paling berguna saat hasil analisis masuk ke workflow yang lebih besar, bukan berhenti di caption satu kali. Contohnya, agen membaca screenshot, menemukan isu aksesibilitas, lalu membuka file kode untuk menyarankan perbaikan.

Hal yang sama berlaku untuk video. Ringkasan per scene menjadi jauh lebih bernilai ketika agen mengubahnya menjadi release notes, checklist QA, atau daftar poin produk yang belum dijelaskan. Intinya bukan sekadar mendeskripsikan visual, tetapi membantu agen mengambil keputusan berbasis bukti visual.

Dalam praktik, prompt yang fokus memberi hasil lebih baik daripada prompt generik. Pertanyaan seperti 'Apa isi gambar ini?' tetap berguna, tetapi pertanyaan seperti 'Masalah onboarding apa yang menghambat user baru di screenshot ini?' memberi frame evaluasi yang lebih tajam.


Kesalahan setup dan penggunaan yang sering terjadi

Lupa langkah upload untuk file lokal

Jika input belum tersedia lewat URL, agen harus mengunggah file terlebih dahulu lalu memakai URL hasil upload pada command read.

Menggunakan prompt terlalu umum untuk review kompleks

Prompt yang terlalu luas memberi jawaban luas. Pertanyaan spesifik tentang aksesibilitas, hierarki informasi, atau urutan fitur menghasilkan output yang lebih bisa ditindaklanjuti.

Memperlakukan vision sebagai tugas terpisah

Dampak terbesar muncul saat agen menggunakan analisis visual untuk mendorong langkah berikutnya, misalnya membuat bug report, menulis catatan, atau mengusulkan perubahan kode.


FAQ

Apa perbedaan image read dan video read?

Image read menganalisis satu frame visual dan mengembalikan detail terstruktur seperti objek, teks yang terlihat, layout, dan konteks. Video read menambahkan dimensi waktu sehingga output mencakup scene, aksi, urutan, dan momen penting sepanjang video.

Format gambar dan video apa yang didukung?

Untuk gambar, workflow umumnya mendukung JPEG, PNG, WebP, dan GIF. Untuk video, format yang umum adalah MP4, WebM, dan MOV. Pola paling aman adalah memakai URL yang stabil atau biarkan agen mengunggah file lokal terlebih dulu.

Apakah kapabilitas vision bisa dipakai untuk file lokal?

Bisa. Jika file masih lokal, agen dapat mengunggahnya dulu lalu meneruskan URL hasil upload ke command image read atau video read. Pola upload-lalu-analisis ini justru bagian penting yang diotomasi skill.

Use case awal terbaik untuk vision di agen apa saja?

Use case awal yang kuat meliputi screenshot QA, review aksesibilitas, ekstraksi informasi dari mockup UI, ringkasan demo produk, dan perbandingan visual terhadap standar desain atau brand.


AnyCap untuk Claude CodeSemua KapabilitasMulai

Capabilities

  • Overview
  • Image Generation
  • Video Generation
  • Music Generation
  • Image Understanding
  • Video Analysis
  • Audio Understanding
  • Web Search
  • Grounded Web Search
  • Web Crawl
  • Drive

Equip Agents

  • Overview
  • Start here
  • Claude Code
  • Cursor
  • Codex
  • Manus

Learn

  • Overview
  • CLI
  • Skills
  • Install AnyCap
  • Context Engineering
  • Agent Skills
  • SMART Goal Generator
  • How to Make Memes Online
  • Compare Overview
  • AnyCap vs Replicate
  • AnyCap vs fal.ai
  • What Agents Can't Do

Product

  • Product overview
  • Models
  • Install AnyCap
  • Add Tools to Claude Code

Company

  • About
  • Contact
  • Privacy
  • Terms
  • GitHub
anycap
Star33